Showing posts with label my life as video music director. Show all posts
Showing posts with label my life as video music director. Show all posts

Friday, September 21, 2012

Follow Your Passion!





Kamu mau jadi apa?

itu merupakan sebuah pertanyaan yang ditanyakan orang lain ke kamu dan pertanyaan untuk...diri sendiri! Sampai saat ini, kamu sudah yakin mau menjadi apa?

Sebetulnya banyak dari kita yang terjebak sama pilihan jawaban karir yang itu-itu saja. Kalau anak kecil ditanya mau jadi apa, pasti  deh menjawab antara dokter-arsitek-pilot. Itu saja kah? Tidak! Di luar sana, masih banyak banget jenis pekerjaan menarik yang tidak pernah kena sorot saat kita tumbuh dan jadinya bingung mau kuliah apa.

Nah, PlotPoint terbuka untuk berpartisipasi di acara "Career Day" sekolah kamu untuk ngasih pilihan berkarier di industri kreatif. Kita memberi talkshow yang tema Karir Kreatif dan bisa membawa teman-teman PlotPoint yang sudah lama berkecimpung di dalamnya, seperti sutradara dan penulis. Saat ini industri kreatif semakin besar dan membutuhkan banyak tenaga ahli di sana. Berkarir di industri kreatif bukan lagi 'karir minor', jadi kamu enggak perlu  minder lagi ngomong ke orang tua, "Pak, Bu, saya mau jadi -(isi sendiri)-!"  


Sejalan dengan visi ini, PlotPoint Publishing juga sudah menerbitkan buku seri "My Life As" karangan Haqi Achmad yang ditujukan sebagai panduan karier untuk remaja. Seri "My Life As" berisi pengalaman dari berbagai profesional dan langkah-langkah mewujudkan mimpi itu. Buku yang sudah beredar adalah "My Life As Video Music Director" (Renny Fernandez, Sim F dan Angga D Sasongko) dan "My Life As Film Director" (Joko Anwar, Hanung Bramantyo, Ifa Isfanyah, dan Sammaria Simanjuntak).


So Guys and Gals... what is your dream job? Just follow your passion.


                                                      

CP: Ayas ayas@plotpointkreatif.com

Friday, July 6, 2012

Ngobrol bareng penulis: Haqi Achmad



Halo!


Guys kali ini kami mau sharing sama kalian soal perjalanan karir seorang penulis muda. Dia adalah penulis spesial untuk kami, kenapa? Karena dia adalah penulis buku seri "My Life As". Dia adalah Haqi Achmad :)


Hari ini tim PlotPoint berkesempatan ngobrol sama Haqi soal kegemarannya menulis hingga proses meniti karier menjadi seorang penulis profesional.  Ini dia ;)






PlotPoint (P) : Ceritain dong Qi gimana sih awalnya lo bisa punya ketertarikan sama dunia menulis? 
Haqi (H) : Gue suka nulis dari kecil. Dulu, pelajaran Bahasa Indonesia dan tugas mengarang jadi favorit pas SD. Pas kelas 5 SD sempat ikutan lomba sinopsis, lombanya itu menulis cerita dan menceritakan lagi sebuah cerita dan gue menang jadi juara 3. Gue ini senang ngomong, senang bercerita dan suka mengkhayal. Dari dulu gue senang ngomong sendiri dan sibuk bikin dunia sendiri. Nah, menulis adalah media gue buat menyalurkan semua imajinasi dan cerita-cerita gue. Dulu pas SD-SMP nulis di buku tulis. Mulai kenal blog pas SMP kelas 3 trus akhirnya mulai rutin nulis di blog.


P: Lo awalnya nulis di blog.. trus tiba2 jadi penulis skenario? Gimana caranya?
H: Dari SMP di blog gue bukan cuma curhat dan nulis segala macam cerita, gue juga nulis review film Indonesia. Tiap gue nulis review film, selalu gue kasih link ke filmmaker lewat Facebook, SKSD banget lah pokoknya. Gue juga aktif di forum diskusi dan ngomongin film - film Indonesia.

Di tahun 2008, pas gue akhir-akhir SMA, gue kenalan ama Delon Tio dari internet. Delon ngasih gue tiket premiere film Claudia/Jasmine. Setelah itu, gue juga sempat wawancara Delon buat majalah sekolah. Dari situ kemudian Delon ngajak gue bergabung di Nation Pictures. 

Akhirnya lulus SMA 28 di tahun 2008 gue gak lanjut kuliah dan mulai kerja di Nation Pictures. Di tahun 2009, lewat Nation Pictures gue menulis skenario FTV perdana berjudul Tetanggaku Suka Darah yang tayang di Trans TV. Setelah itu, gue menulis 11 skenario FTV di Bioskop Indonesia Trans TV, bergabung di Wahana Penulis karena diajak Gina S. Noer + Salman Aristo dan akhirnya menulis skenario film perdana Poconggg Juga Pocong di tahun 2011.


P: Apa sih masalah yang paling sering lo alami ketika menulis?
H:  Masalah dalam penulisan? Membangun mood. Gue adalah orang yang susah memulai buat nulis tapi pas nulis akhirnya jadi susah berhenti karena keasikan hehe...


P: Trus, gimana ngatasinnya?
H: Dengan cara berupaya memancing diri agar mood-nya datang. Dengan menciptakan mood itu. Caranya? Dengar musik, nonton film, baca buku, browsing website seru, minum minuman dingin. Intinya, bikin diri nyaman.


P: Oke. Nah, sekarang kan lo nulis buku nih.. ceritain dong Qi gimana tuh awalnya? Ada bedanya gak sih sama nulis skenario?
H: Terjun ke penulisan buku karena di akhir tahun 2011, Gina S. Noer (editor PlotPoint) ngajakin gue untuk menuliskan cerita tentang profesi-profesi kreatif, jadilah akhirnya gue dikontrak buat nulis 4 buku seri My Life As.

Bedanya ada banget. Menulis buku sempat membuat gue frustasi karena formatnya beda banget ama skenario. Cara bertuturnya beda. Apalagi gue menulis buku non fiksi yang mana gue harus menceritakan kembali cerita dari narasumber - narasumber gue dan cerita2 itu gak boleh diceritakan dengan asal karena menyangkut fakta, dll. Di sisi lain, gue juga harus membungkus cerita2 narasumber dengan enak, agar pembaca nyaman baca-nya, itu juga menjadi satu PR gue. 


P: Trus kenapa lo milih nulis soal Video Music Director?
H: Disuruh Gina.. hehehe.. Selain itu emang gue suka nonton video klip. Akhirnya gue sadar Indonesia kekurangan sutradara video klip yang bagus dan gue yakin di luar sana banyak remaja yang ingin jadi sutradara video klip tapi bingung dan butuh pencerahan tentang profesi ini


P: Apa yang menarik dari profesi sutradara video klip?
H: Kalo sebagai video music director bisa kerjasama ama musisi - musisi keren, bisa bikin visualisasi dari lagu - lagu asik, bisa syuting di tempat - tempat seru, bisa dapet duit yang oke dan bisa eksis :))


P: Apa sih yang mau lo sampaikan ke pembaca melalui buku ini?
H: Yang mau disampaikan? Follow your passion! Kalo lo emang pengfen banget jadi video music director.. kenapa enggak.. dimulai aja, jangan takut lah pokoknya untuk memulai. Di sini gue juga mau nyampaikan pengalaman-pengalaman sutradara video klip yang emang udah hits banget kan ya di industri...kaya si Angga yg ngerjain klipnya RAN, Renny yang ngerjain klip Dmassiv, sampe Sim yang ngerjain klipnya Peterpan... dan dari pengalaman mereka gue bisa lihat kalo eamang  profesi video music director adalah profesi yang menyenangkan dan menjanjikan juga secara ekonomi ;) 


P: Menarik tuh Follow Your Passion! Hehehe.. ada tips buat teman-teman di luar sana yang masih bingung passionnya apa?
H:  Menurut gue, passion timbul dari hal yang paling lo suka. Jadi kalo ada remaja yg belum nemu passionnya, gampang bgt, coba berkaca ke diri sendiri dan ingat2, apa hal yg paling dia  suka? Apa kegiatan favorit yg ga pernah bosan dilakuin? Kalo gue.. ya menulis adalah passion gue. Menulis adalah aktivitas favorit gue dan menulis enggak pernah bikin gue bosan!

P: Terakhir nih Qi, kasih tips dong untuk teman-teman yang mau jadi penulis.
H:  Yang pengen jadi penulis, tentuin dulu motif awal lo mau jadi penulis. Kalo gue, gue jadi penulis karena gue cinta menulis dan gue ingin membagi cerita gue. Motif awal kenapa lo ingin jadi penulis menurut gue penting banget, karena itu yang akan membawa langkah lo akan kemana ;)


Mau kenal lebih dekat dengan Haqi? Kamu bisa baca tulisan-tulisannya di blog: http://harihaqi.blogspot.com/


PALING BANYAK DIBACA

How To Make Comics oleh Hikmat Darmawan