Showing posts with label passion. Show all posts
Showing posts with label passion. Show all posts

Tuesday, March 5, 2013

Ngobrol Bareng Illustrator : Diani Apsari

Sudah baca buku Blue Romance atau Crush? Selain teks, di buku-buku tadi juga terdapat ilustrasi-ilustrasi keren yang turut memberi rasa buat cerita. Nah, ilustrasi-ilustrasi tadi dibuat oleh cewek ini. Diani Apsari. Kali ini kami akan ngobrol-ngobrol sama Diani seputar dunia ilustrator dan proses pengerjaan ilustrasi untuk buku Blue Romance dan Crush. Silahkan disimak, guys!





Halo Diani, gimana sih ceritanya kamu bisa terjun ke dunia desain dan ilustrasi?
Hai, sebenarnya dari kecil saya suka menggambar, lalu ketika dewasa saya kuliah di jurusan desain grafis. Kenapa desain grafis, karena saya ingin ilustrasi saya mempunyai fungsi dan lebih applicable. Saya juga dari dulu sering membaca buku cerita, bagi saya, cerita jadi lebih bermakna dengan adanya ilustrasi di dalamnya.


Ada gak sih Desainer/illustrator yang mennginspirasi kamu terjun ke dunia ini? 
Waktu kecil saya suka membaca buku cerita serial Tini (ilustratornya namanya Marcel Marlier) , dan orangtua saya banyak membelikan saya buku-buku cerita bergambar, diantaranya ada karya Pak Raden, bahkan komik-komik, sehingga wawasan saya menjadi lebih kaya setiap harinya. Kedua eyang saya juga mempunyai bakat seni yang tinggi. Mungkin itu semua yang membekas di ingatan saya dan menginspirasi saya sampai saat ini.

Coba ceritain dong gimana kamu akhirnya terjun ke dunia ilustrasi buku?
Sebenarnya project pertama ilustrasi buku saya adalah novel bergenre travel journal namanya “Cheers UK!” tahun 2010. Penulisnya, Citra, itu sepupu saya. Suatu hari pas keluarga besar sedang kumpul-kumpul, mbak Citra yang tahu saya suka menggambar, iseng bertanya apa saya bisa membuatkan cover bukunya. Tahunya berkembang jadi serius, saya dihubungi penerbit dan dari project Cheers UK itu portfolio saya bertambah banyak, lalu berlanjut ke project-project buku dari penerbit yang lain, termasuk omnibook Blue Romance.

Ada kisah/pengalaman yang kamu nggak bisa lupakan selama berkutat di dunia desain dan ilustrasi?
Pernah suatu saat saya dihubungi penerbit kalau ada revisi untuk cover buku, padahal saya sedang liburan keluarga ke pantai. Untung ibu saya bawa netbook, yasudah deh di pinggir pantai saya mengedit file cover buku di saat yang lain asyik berenang di laut, hahaha.

Karya kamu sarat akan watercolor, mengapa memilih watercolor?
Saya suka watercolor karena warnanya lembut dan membutuhkan kontrol yang tinggi. Hasilnya juga surprising, tiap pulasan kuas nggak pernah sama.


Beberapa ilustrasi karya Diani untuk buku Blue Romance




Ceritain dong tentang proses kamu waktu mengerjakan ilustrasi Blue Romance dan Crush...
Untuk Blue Romance, saya orangnya senang ngafe, hahaha jadi saya senang dapet project tentang sebuah kedai kopi di Cikini, dengan berbagai cerita di dalamnya. Moodnya langsung terbayang seperti film My Blueberry Nights. Konsep untuk covernya adalah, terbayang dari secangkir kopi bisa muncul berbagai cerita, dengan benda-benda kecil yang personal sebagai pendampingnya. Untuk novel Crush, sebenarnya susah-susah gampang. Ketika berdiskusi dengan Teguh (Art Director plotpoint), inginnya stylenya cat air yang minimalis seperti karya Jimmy Liao, agak berbeda dengan style cat air saya yang agak lebih detil. Tapi saya senang membuat benda-benda kecil yang ada di ilustrasi Crush. Saya senang menggambar benda-benda yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kalau misalkan kamu dikasih kesempatan untuk membuat desain dan ilustrasi buku dari beberapa pengarang, kamu ingin membuat desain&ilustrasi buku siapa?
Siapa ya, sebenarnya taste saya akan buku novel sangat beragam. Tapi saya suka membaca karya-karya klasiknya Ryunosuke Akutagawa dan Natsume Soseki. Ada bukunya Soseki judulnya “I am A Cat”, cukup filosofis dan berat untuk saya (apalagi ada 3 seri), tapi saya terkesan karena tokohnya adalah seekor kucing. Saya juga suka membaca karya Ayu Utami, yang terakhir saya baca adalah “Lalita”. Covernya bagus sekali, ilustrasi botani. Bunga adalah objek favorit saya dari dulu. Jadi, apakah ada pengarang yang mau saya buatkan ilustrasi botani? Hehehe.

Karya-karya kamu selain ilustrasi Blue Romance dan Crush?
Kadang karya submission untuk di majalah, seperti ELLE Indonesia dan NYLON Indonesia. Tapi lebih sering untuk ilustrasi novel untuk penerbit seperti Plotpoint, dan ada juga untuk penerbit lain. Sekarang sedang ada job untuk ilustrasi novel yang cerita-ceritanya inspirasional (seperti cerita Chicken Soup for The Soul) dan ilustrasi untuk buku belajar bahasa untuk anak-anak. Lebih lengkap bisa lihat di website saya, http://dianiapsari.com atau http://behance.net/dianiapsari 

Target kamu di dunia desain & ilustrasi ke depannya apa?
Saya ingin lebih sering membuat karya personal, dan saya juga ingin ilustrasi saya diaplikasikan ke produk, lalu membuat label saya sendiri. Nanti suatu saat kalau produknya sudah jadi, pada beli ya, hehehehe :D

Friday, February 22, 2013

Akademi Bercerita: Sekolah Menulis Dari PlotPoint dan Bentang Pustaka




Dibuka: Akademi Bercerita Angkatan I tahun 2013

Akademi Bercerita percaya bawah cerita adalah kunci. Cerita yang hebat itu menginspirasi, menggerakkan orang, dan bisa membuka potensi hidup. Kami percaya cerita hebat lah yang akan membentuk dunia menjadi lebih baik. Kami percaya setiap orang punya cerita yang hebat. Namun apalah arti sebuah cerita tanpa kemampuan bercerita?
Akademi Bercerita adalah wadah mengasah skill bercerita untuk teman-teman Bentang Pustaka dan PlotPoint Kreatif secara gratis. Akademi ini lahir dari kegelisahan akan kurangnya cerita serta pencerita yang berkualitas dan punya lokalitas tinggi. Kami percaya untuk memaksimalkan industri buku maka setiap pekerjanya wajib mempunyai keahlian bercerita selain keahlian teknis pada tiap bidangnya.
Untuk itulah kami, membuka kesempatan bagi peserta terpilih untuk mengikuti seluruh sesi Akademi Bercerita belajar teori dan praktik menulis. Kelas akan dibuka di Jakarta danYogyakarta.
Materi 
Secara umum, peserta akan belajar tentang 1) siasat menggali, menemukan, dan mengolah ide sederhana menjadi luar biasa; 2) storytelling: struktur, peran dan kekuatan sebuah cerita, dan aplikasinya dalam penulisan buku; 3) menyusun rencana penulisan buku, mengatur jadwal, dan menulis efektif sesuai tenggat waktu.
Kelas Fiksi (Novel)
• Pengantar Penerbitan, Seluk beluk penerbitan, royalti, kontrak, distribusi, promosi, kemasan
• Storytelling, premis & tema, alur (plot, konflik, dan setting), karakterisasi, sudut pandang, dialog, teknik menulis novel, diksi
• Melakukan riset yang efektif dan akurat untuk menulis buku populer.
Kelas Fiksi (Cerita Pendek)
• Pengantar Penerbitan, Seluk beluk penerbitan, royalti, kontrak, distribusi, promosi, kemasan
• Storytelling, gambaran besar cerita pendek, ide, karakter, konflik, plot dan struktur, setting, pilihan kata, susunan kalimat, penyuntingan naskah cerita pendek
• Melakukan riset yang efektif dan akurat untuk menulis buku populer.
Kelas Non Fiksi
• Pengantar Penerbitan, Seluk beluk penerbitan, royalty, kontrak, distribusi, promosi, kemasan.
• Storytelling, jenis tulisan fiksi, angle, struktur tulisan (judul, lead, paragraph, closing), diksi, logika kalimat, penggayaan kalimat, reportase dan riset, susastra
• Proses editing buku, desain, plot buku.
Ketentuan
1. Tema bebas terbagi menjadi 3 kategori: fiksi novel, fiksi cerita pendek dan non fiksi.
2. Naskah merupakan karya asli dan bukan terjemahan atau saduran.
3. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak atau elektronik, serta tidak sedang diikutsertakan di kompetisi/lomba serupa.
4. Untuk kategori novel  panjang minimal 20 halaman, untuk kategori cerita pendek kirimkan minimal 4 contoh cerita pendekmu, sedangkan untuk naskah non fiksi yang dikirimkan adalah proposal buku non fiksi yang ingin kamu buat. Naskah diketik pada HVS ukuran A4; spasi 1,5; font Times New Roman; dan, ukuran font 12 point
5. Melampirkan formulir yang sudah diisi dan foto. Formulir dapat diunduh disini. Formulir harus dibubuhi tanda tangan (dapat dengan cara diprint, tanda tangan, scan, kemudian kirimkan via email).
6. Naskah dikirimkan ke email: akademibercerita@gmail.com dengan format subjek email: “kota-kategori”. Contoh: “Jogja-Fiksi Novel” atau “Jakarta-Non Fiksi”.
7. Keputusan panita tidak dapat diganggu gugat.
8. Penulis yang naskahnya terpilih akan menjadi peserta Akademi Bercerita.
9. Naskah-naskah yang terpilih menjadi milik Akademi Bercerita dan akan diterbitkan.
Kriteria Peserta
• Laki-laki/Perempuan, usia maksimal 35 tahun
• Bercita-cita menjadi penulis buku produktif dan bermutu
• Pelajar, mahasiswa, umum
• Sanggup mengikuti seluruh sesi Akademi Bercerita dan kegiatan yang terkait
• Disiplin Bertanggung jawab dan berkomitmen
• Bersedia menyetujui semua kententuan yang ditetapkan selama program berlangsung
Tanggal Penting
Yogyakarta
Pendaftaran : 15 Februari – 22 Februari 2013
Seleksi : 23 – 25 Februari 2013
Pengumuman : 26 Februari 2013
Program dimulai tanggal: 1 Maret 2013 (Fiksi) , 11 Maret (Non Fiksi)
Jakarta
Pendaftaran : 18 Februari – 1 Maret 2013
Seleksi : 2 Maret – 6 Maret 2013
Pengumuman : 7 Maret 2013
Program dimulai tanggal : 13 Maret 2013 (Fiksi Novel), 18 Maret 2013 (Fiksi Cerpen dan Non Fiksi)


Selain kelas-kelas di atas, Akademi Bercerita  juga akan mengadakan Roadshow keliling kampus/ komunitas/ institusi di seluruh Indonesia. Dalam roadshow ini, tim Akademi Bercerita akan mengadakan Seminar sehari yang juga akan menghadirkan pembicara yang berkualitas dan sudah malang melintang di dunia penceritaan Indonesia, mulai dari penulis, editor, hingga CEO Bentang Pustaka. Roadshow Akademi Bercerita ini terbuka untuk umum. Jadi untuk teman-teman yang ingin kampus/komunitas/institusinya didatangi oleh tim Akademi Bercerita Roadshow, jangan ragu untuk mendaftarkan diri.
Informasi pendaftaran
Akademi Bercerita Yogyakarta
Penerbit Bentang Pustaka
Jl. Kalimantan No.9A Sinduadi, Mlati, Sleman,
Yogyakarta 55204
Tlp. (0274) 886010
Akademi Bercerita Jakarta
PlotPoint Kreatif
Jl. Puri Mutiara 2 No.7
Jakarta 12430
Tlp: (021) 75902920/ (021) 34220888
Email: akademibercerita@gmail.com

Untuk informasi lebih lanjut, buka http://akademibercerita.wordpress.com/ atau https://twitter.com/akademicerita ya. Mari bercerita bersama! :)

Friday, July 6, 2012

Ngobrol bareng penulis: Haqi Achmad



Halo!


Guys kali ini kami mau sharing sama kalian soal perjalanan karir seorang penulis muda. Dia adalah penulis spesial untuk kami, kenapa? Karena dia adalah penulis buku seri "My Life As". Dia adalah Haqi Achmad :)


Hari ini tim PlotPoint berkesempatan ngobrol sama Haqi soal kegemarannya menulis hingga proses meniti karier menjadi seorang penulis profesional.  Ini dia ;)






PlotPoint (P) : Ceritain dong Qi gimana sih awalnya lo bisa punya ketertarikan sama dunia menulis? 
Haqi (H) : Gue suka nulis dari kecil. Dulu, pelajaran Bahasa Indonesia dan tugas mengarang jadi favorit pas SD. Pas kelas 5 SD sempat ikutan lomba sinopsis, lombanya itu menulis cerita dan menceritakan lagi sebuah cerita dan gue menang jadi juara 3. Gue ini senang ngomong, senang bercerita dan suka mengkhayal. Dari dulu gue senang ngomong sendiri dan sibuk bikin dunia sendiri. Nah, menulis adalah media gue buat menyalurkan semua imajinasi dan cerita-cerita gue. Dulu pas SD-SMP nulis di buku tulis. Mulai kenal blog pas SMP kelas 3 trus akhirnya mulai rutin nulis di blog.


P: Lo awalnya nulis di blog.. trus tiba2 jadi penulis skenario? Gimana caranya?
H: Dari SMP di blog gue bukan cuma curhat dan nulis segala macam cerita, gue juga nulis review film Indonesia. Tiap gue nulis review film, selalu gue kasih link ke filmmaker lewat Facebook, SKSD banget lah pokoknya. Gue juga aktif di forum diskusi dan ngomongin film - film Indonesia.

Di tahun 2008, pas gue akhir-akhir SMA, gue kenalan ama Delon Tio dari internet. Delon ngasih gue tiket premiere film Claudia/Jasmine. Setelah itu, gue juga sempat wawancara Delon buat majalah sekolah. Dari situ kemudian Delon ngajak gue bergabung di Nation Pictures. 

Akhirnya lulus SMA 28 di tahun 2008 gue gak lanjut kuliah dan mulai kerja di Nation Pictures. Di tahun 2009, lewat Nation Pictures gue menulis skenario FTV perdana berjudul Tetanggaku Suka Darah yang tayang di Trans TV. Setelah itu, gue menulis 11 skenario FTV di Bioskop Indonesia Trans TV, bergabung di Wahana Penulis karena diajak Gina S. Noer + Salman Aristo dan akhirnya menulis skenario film perdana Poconggg Juga Pocong di tahun 2011.


P: Apa sih masalah yang paling sering lo alami ketika menulis?
H:  Masalah dalam penulisan? Membangun mood. Gue adalah orang yang susah memulai buat nulis tapi pas nulis akhirnya jadi susah berhenti karena keasikan hehe...


P: Trus, gimana ngatasinnya?
H: Dengan cara berupaya memancing diri agar mood-nya datang. Dengan menciptakan mood itu. Caranya? Dengar musik, nonton film, baca buku, browsing website seru, minum minuman dingin. Intinya, bikin diri nyaman.


P: Oke. Nah, sekarang kan lo nulis buku nih.. ceritain dong Qi gimana tuh awalnya? Ada bedanya gak sih sama nulis skenario?
H: Terjun ke penulisan buku karena di akhir tahun 2011, Gina S. Noer (editor PlotPoint) ngajakin gue untuk menuliskan cerita tentang profesi-profesi kreatif, jadilah akhirnya gue dikontrak buat nulis 4 buku seri My Life As.

Bedanya ada banget. Menulis buku sempat membuat gue frustasi karena formatnya beda banget ama skenario. Cara bertuturnya beda. Apalagi gue menulis buku non fiksi yang mana gue harus menceritakan kembali cerita dari narasumber - narasumber gue dan cerita2 itu gak boleh diceritakan dengan asal karena menyangkut fakta, dll. Di sisi lain, gue juga harus membungkus cerita2 narasumber dengan enak, agar pembaca nyaman baca-nya, itu juga menjadi satu PR gue. 


P: Trus kenapa lo milih nulis soal Video Music Director?
H: Disuruh Gina.. hehehe.. Selain itu emang gue suka nonton video klip. Akhirnya gue sadar Indonesia kekurangan sutradara video klip yang bagus dan gue yakin di luar sana banyak remaja yang ingin jadi sutradara video klip tapi bingung dan butuh pencerahan tentang profesi ini


P: Apa yang menarik dari profesi sutradara video klip?
H: Kalo sebagai video music director bisa kerjasama ama musisi - musisi keren, bisa bikin visualisasi dari lagu - lagu asik, bisa syuting di tempat - tempat seru, bisa dapet duit yang oke dan bisa eksis :))


P: Apa sih yang mau lo sampaikan ke pembaca melalui buku ini?
H: Yang mau disampaikan? Follow your passion! Kalo lo emang pengfen banget jadi video music director.. kenapa enggak.. dimulai aja, jangan takut lah pokoknya untuk memulai. Di sini gue juga mau nyampaikan pengalaman-pengalaman sutradara video klip yang emang udah hits banget kan ya di industri...kaya si Angga yg ngerjain klipnya RAN, Renny yang ngerjain klip Dmassiv, sampe Sim yang ngerjain klipnya Peterpan... dan dari pengalaman mereka gue bisa lihat kalo eamang  profesi video music director adalah profesi yang menyenangkan dan menjanjikan juga secara ekonomi ;) 


P: Menarik tuh Follow Your Passion! Hehehe.. ada tips buat teman-teman di luar sana yang masih bingung passionnya apa?
H:  Menurut gue, passion timbul dari hal yang paling lo suka. Jadi kalo ada remaja yg belum nemu passionnya, gampang bgt, coba berkaca ke diri sendiri dan ingat2, apa hal yg paling dia  suka? Apa kegiatan favorit yg ga pernah bosan dilakuin? Kalo gue.. ya menulis adalah passion gue. Menulis adalah aktivitas favorit gue dan menulis enggak pernah bikin gue bosan!

P: Terakhir nih Qi, kasih tips dong untuk teman-teman yang mau jadi penulis.
H:  Yang pengen jadi penulis, tentuin dulu motif awal lo mau jadi penulis. Kalo gue, gue jadi penulis karena gue cinta menulis dan gue ingin membagi cerita gue. Motif awal kenapa lo ingin jadi penulis menurut gue penting banget, karena itu yang akan membawa langkah lo akan kemana ;)


Mau kenal lebih dekat dengan Haqi? Kamu bisa baca tulisan-tulisannya di blog: http://harihaqi.blogspot.com/


PALING BANYAK DIBACA

How To Make Comics oleh Hikmat Darmawan