Dewasa ini
cover buku kerap digarap serius untuk menarik perhatian pembeli buku dengan
membuat desain bagus dan tambahan atribut. Tapi, tahukah
kalian bagaimana sejarah cover buku?

Penemuan mesin uap juga meminimalkan biaya produksi sampul, sehingga harga penjilidan seimbang dengan harga cetak buku. Cover berubah menjadi printable, menggunakan cetakan logam multi warna dan kemudian mengalami setengah proses ilustrasi. Teknik ilustrasi ini mengambil fenomena dari seniman poster di abad 19 yang jasanya kemudian dimasukkan ke dalam industri buku. Setelah adanya ilustrasi ini, fungsi cover berubah tidak hanya menjadi pelindung halaman, namun juga berfungsi sebagai bentuk print-ad sekaligus menyampaikan informasi mengenai isi buku.

Saat terjadi Perang Dunia, cover buku menjadi sangat vital karena industri buku semakin kompetitif. Cover dibuat sangat detail, dibedakan tergantung style, genre dan judul buku dengan harapan menarik perhatian pembeli. Gaya desain cover buku berbeda tiap negara, tergantung dari selera pasar. Buku terjemahan bisa menjadi sangat menarik dengan dibuatkan kemasan khusus sebagai hadiah, yang terkenal contohnya Twilight dan Harry Potter. Cover Book Award dijadikan salah satu nominasi award buku; seperti yang dilakukan Barnes & Noble, Penguin Books dan National Book Award. Designer cover buku mendapat achievement di mata masyarakat.