Monday, April 29, 2013

Kenalan dengan Dewey Decimal Clasification, yuk!


Guys, selain toko buku, tempat mana lagi yang bisa membantu kita mendapatkan buku yang kita butuhkan?

Yup! Pastinya perpustakaan dong.

Perpustakaan bisa menjadi tempat kita untuk mendapatkan buku-buku yang kita inginkan dan bisa menjadi tempat membaca yang asik. Untuk mencari buku di perputakaan, kita bisa mencarinya lewat system catalog computer, guys, jadi kita tidak perlu repot-repot untuk mencari petugas perpustakaan. Ketika kita mencari buku yang ada di catalog computer, maka kita akan mendapatkan kode buku yang kita inginkan. Kode tersebut memudahkan kita untuk mencari buku yang kita perlukan. Kode-kode buku ini merupakan nomor klasifikasi. Biasanya hampir semua perpustakaan menggunakan Klasifikasi Desimal Dewey atau yang biasa disingkat menjadi DDC. DDC ini menjadi standar pengkodean buku di setiap perpustakaan di dunia lho!

 DDC 22 (staff.oclc.org) 

Klasifikasi Desimal Dewey (Dewey Decimal Classification), juga disebut Sistem Desimal Dewey adalah sebuah sistem klasifikasi perpustakaan yang diciptakan oleh Melvil Dewey (1851–1931) pada tahun 1876, dan sejak saat itu telah banyak dimodifikasi dan dikembangkan dalam duapuluh dua kali revisi yang telah terjadi hingga tahun 2004.

Pada tahun 1876 terbitlah sebuah pamphlet yang berjudul A Classification and subject index for cataloging the books and phamflet of a library. Penerbitan pamphlet tersebut menandai terbitnya sistem Dewey Decimal Classification, lebih dikenal dengan singkatan DDC. Kini DDC menginjak edisi ke 22 yang terbit pada tahun 2003, merupakan bagan klasifikasi yang banyak dipakai di dunia. Di Indonesia, DDC menduduki peringkat pertama sebagai bagan kasifikasi yang paling banyak digunakan, menyusul kemudian Universal Decimal Classification atau yang sering disebut dengan UDC. Edisi pertama terbit pada tahun 1876 setebal 44 halaman, diterbitkan dengan nama pengarang anonim,berisi kata pendahuluan, bagan untuk 10 kelas utama yang dibagi secara desimal menjadi 1000 kategori bernomor 000-999, serta indeks subyek menurut abjad.



10 Kelas Utama DDC (view-thitapha.blogspot.com)


Pembagian 10 kelas utama merupakan perbaikan dari sistem klasifikasi yang di kembangkan oleh W,T.Harris pada tahun 1870. Harris sendiri mendasarkan bagan klasifikasinya atas klasifikasi pengetahuan menurut ilmuwan francis bacon tetapi tata urutannya berbeda. Bacon membagi pengetahuan menjadi 3 kategori dasar yaitu sejarah, sastra, dan filsafat. ketiga kategori ini sesuai dengan pembagian pikiran manusia yaitu memor, imaginasi, dan nalar.

Dalam bagan klasifikasi barunya, Dewey memperkenalkan dua ciri baru yaitu lokasi relatif dan indeks relatif. Sebelum dikembangkan DDC, buku perpustakaan di beri nomor sesuai dengan lokasi masing-masing di rak. Misalnya XV1-15 artinya buku di rak XV1dengan nomor urut 15. dengan kata lain penentuan buku di rak menggunakan lokasi tetap sehingga buku tidak dapat diubah-ubah letaknya. Halangan lokasi tetap ialah buku dalam subjek sama mungkin letaknya terpencar karena kedatangannya di perpustakaan tidak sama. Sistem Dewey memberi nomor buku menurut subjeknya. Dengan demikian buku disusun menurut subjeknya tanpa memperhatikan di mana buku tersebut diletakannya di rak. Bila buku baru datang maka buku tersebut dapat disisipkan di antara buku lama selama buku baru tersebut berkaitan subjeknya dengan buku lain Sistem penempatan semacam ini yang memungkinkan perubahan letak selama buku tetap berkaitan subjeknya disebut lokasi relatif. Lokasi ini memungkinkan interkalasi tanpa batas, buku dapat dipindah-pindahkan tanpa harus mengubah nomor panggil. Dalam indeks relatif, Dewey menyatukan dalam satu lokasi berbagai subjek yang berkaitan atau sebuah subjek dibahas dalam beberapa bidang studi.



Melvil Dewey meninggal setelah menderita suatu penyakit pada 26 Desember tahun 1931 pada umur 80. Tujuh dekade  setelah kematiannya, ia masih dikenal sebagai Dewey, terutama untuk Penggolongan Sistim desimal, paling luas dalam penggolongan atau bentuk klasifikasi perpustakaan yang digunakan di dunia.






Melvil Dewey (commons.wikimedia.org)



Nah, sekian, guys,sedikit sejarah mengenai DDC. 




Sumber          : Sulistyo-Basuki. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakart: Gramedia, 1991.

No comments:

Post a Comment

PALING BANYAK DIBACA

How To Make Comics oleh Hikmat Darmawan